Camat Katapang dan Aparat Lainnya Monitoring KeBencanaan di Wilayah Kecamatan Katapang
Camat Katapang dan Aparat Lainnya Monitoring KeBencanaan di Wilayah Kecamatan Katapang
Sampurasun Wargi Kecamatan Katapang ...
Dalam kurun waktu tiga hari, wilayah Katapang menghadapi rangkaian kejadian yang memerlukan penanganan cepat dan terkoordinasi. Pada Jumat, 10 April 2026, angin kencang/puting beliung melanda Desa Banyusari dan Gandasari yang mengakibatkan 9 unit rumah warga serta 1 unit masjid mengalami kerusakan. Kejadian ini segera ditindaklanjuti dengan pendataan dan langkah tanggap darurat bagi warga terdampak.
Memasuki Sabtu, 11 April 2026, terjadi kebakaran di salah satu toko di Jalan Raya Katapang, Desa Pangauban. Dalam peristiwa tersebut, satu orang mengalami luka sementara empat orang lainnya berhasil diselamatkan. Berkat respon cepat petugas, kebakaran dapat segera dikendalikan sehingga tidak meluas. Pada hari yang sama, hujan deras juga menyebabkan longsornya Jembatan Cikasungka di Jalan Katapang–Andir yang berdampak pada terganggunya akses transportasi masyarakat.
Selanjutnya pada Minggu, 12 April 2026, Camat Katapang bersama jajaran, Forkopimcam, dan tim BBBS melakukan monitoring kondisi lingkungan pascahujan. Curah hujan tinggi menyebabkan sampah berserakan di sejumlah titik, termasuk lokasi pembuangan sampah liar yang kembali penuh. Penanganan cepat dilakukan untuk membersihkan area terdampak dan menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam seluruh rangkaian kejadian tersebut, Camat Katapang beserta jajaran aktif turun ke lapangan serta berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung dan pemerintah setempat. Sinergi ini memastikan setiap penanganan berjalan optimal, baik dalam kondisi darurat maupun pascakejadian, sebagai bentuk komitmen dalam memberikan rasa aman, menjaga ketertiban, serta kenyamanan bagi masyarakat Katapang.